A. Harddisk
Hard disk drive diperkenalkan
pada tahun 1956 sebagai penyimpan data untuk komputer real-time proses
transaksi IBM dan dikembangkan untuk digunakan dengan tujuan umum mainframe dan
minicomputer. Drive IBM pertama, RAMAC 350, kira-kira ukuran dua lemari es dan
disimpan 5 juta 6-bit karakter (setara dengan 3,75 juta byte 8-bit) pada
tumpukan 50 cakram.
Pada tahun 1961 IBM memperkenalkan model 1.311 disk drive, yang tentang ukuran mesin cuci dan disimpan dua juta karakter pada removable disk “pak.” Pengguna bisa membeli paket tambahan dan pertukaran mereka saat dibutuhkan, seperti gulungan pita magnetik. Kemudian model drive removable pak, dari IBM dan lain-lain, menjadi norma dalam instalasi komputer yang paling dan mencapai kapasitas 300 megabyte dengan awal 1980-an.
Hard disk yang paling keras di
awal 1980-an yang dijual kepada pengguna akhir PC sebagai subsistem, eksternal
add-on. Subsistem tersebut tidak dijual di bawah nama produsen drive tetapi di
bawah nama produsen subsistem ini seperti Sistem Corvus dan Teknologi
Tallgrass, atau dengan nama sistem PC produsen seperti ProFile Apple. IBM PC /
XT pada tahun 1983 termasuk drive hard disk internal 10MB, dan hard disk drive
internal yang lama kemudian berkembang biak pada komputer pribadi.
Hard disk drive eksternal tetap populer lebih lama pada Apple Macintosh. Setiap Mac yang dibuat antara tahun 1986 dan 1998 memiliki port SCSI di bagian belakang, membuat ekspansi eksternal mudah, juga, “pemanggang roti” Mac Compact tidak memiliki drive bay mudah diakses keras (atau, dalam kasus Mac Plus, setiap drive bay drive sama sekali), sehingga pada model-model, eksternal SCSI disk adalah satu-satunya pilihan yang masuk akal.
1.1. Gambar Harddisk tampak dari dalam
1.2. Gambar Harddisk
Fungsi Harddisk :
Fungsi
utamanya sebagai media penyimpanan atau storage data secara permanen.
Hard disk menyimpan bermacam-macam informasi, salah satunya informasi mengenai hardware yang ada di dalam PC tersebut, lalu OS itu sendiri. Hard disk merupakan salah satu komponen yang menentukan kinerja PC. Semakin cepat hard disk bekerja, semakin cepat pula transfer yang dihasilkan. Hard disk IDE mempunyai 4 tingkatan kelas, masing-masing Ultra DMA/33, Ultra DMA/66, Ultra/100, dan Ultra DMA/133. DMA singkatan dari Direct Memory Access yang berfungsi untuk meningkatkan transfer data. Maksud Ultra DMA/33 adalah daya transfer rata-ratanya 33 MBps. Jadi,Ultra DMA/133 sama dengan transfer datanya 133 MBps. IDE yang terbaru menggunakan SATA {serial ATA} yang sebelumnya menggunakan paralel ATA. Penggunaan hard disk jenis SATA kecepatan transfernya lebih cepat daripada paralel ATA.
Hard disk menyimpan bermacam-macam informasi, salah satunya informasi mengenai hardware yang ada di dalam PC tersebut, lalu OS itu sendiri. Hard disk merupakan salah satu komponen yang menentukan kinerja PC. Semakin cepat hard disk bekerja, semakin cepat pula transfer yang dihasilkan. Hard disk IDE mempunyai 4 tingkatan kelas, masing-masing Ultra DMA/33, Ultra DMA/66, Ultra/100, dan Ultra DMA/133. DMA singkatan dari Direct Memory Access yang berfungsi untuk meningkatkan transfer data. Maksud Ultra DMA/33 adalah daya transfer rata-ratanya 33 MBps. Jadi,Ultra DMA/133 sama dengan transfer datanya 133 MBps. IDE yang terbaru menggunakan SATA {serial ATA} yang sebelumnya menggunakan paralel ATA. Penggunaan hard disk jenis SATA kecepatan transfernya lebih cepat daripada paralel ATA.
Bagian - bagian Harddisk :
1. Spindle
Harddisk terdiri dari spindle yang
menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data.
Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing.
Dahulu harddisk menggunakan ball bearing
namun kini harddisk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing
maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir.
Spindle ini yang menentukan putaran harddisk. Semakin cepat putaran rpm
harddisk maka semakin cepat transfer datanya.
2. Cakram Magnetik (Magnetic Disk)
Pada cakram magnetik inilah
dilakukan penyimpanan data pada harddisk. Cakram magnetik berbentuk
plat tipis dengan bentuk seperti CD-R. Dalam harddisk terdapat beberapa cakram
magnetik.
Harddisk yang pertama kali
dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan
berputar dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran harddisk sudah
mencapai 10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.
3. Read-write Head
Read-write Head adalah
pengambil data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis
dengan cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik
sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head
dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur harddisk lebih lama.
Read-write head terbuat bahan yang
terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head,
TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant
Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal
Magnetoresistive) Heads.
4. Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar
pembungkus harddisk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam harddisk
agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan
kerusakan data.
Dalam enclosure terdapat breath
filter yang membuat harddisk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk
membuang panas yang ada didalam harddisk karena proses putaran spindle dan
pembacaan Read-write head.
5. Interfacing Module
Interfacing modul berupa
seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam
harddisk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh
proses selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE
(Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.
Teknologi terbaru dari
interfacing module adalah teknologi Serial ATA (SATA).
Dengan SATA maka
satu harddisk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga
penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. Harddisk SATA sekarang perlahan
sudah menggantikan harddisk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.
Cara Kerja Hard Disk :
Saat sebuah sistem operasi
mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data
tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan
sebuah bit ekstra pada data tersebut. Bit tersebut tidak memakan tempat: Di
kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk
mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari
medan magnet di dalam driver tersebut.
Kemudian, drive tersebut
menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk
menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track
yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan
berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin
pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan
pekerjaannya.
Saat komponen elektronik drive
menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis
data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut
menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada
platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data.
Membaca data memerlukan beberapa
proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track
yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya.
Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track
yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive
mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit.
Saat drive tersebut seleai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika
perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.
1. ATA
Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna
komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat
berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus
berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk.
Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh
komite T13 (komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7
memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000
ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133
MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI (electromognetic
interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha
menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar
baru yang di sebut Serial ATA (SATA)
ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit
paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai
selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah
adalah kabel data dan power yang berbeda.
Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model,
mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V
untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western
Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection
sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA
mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang
hanya 18 inci.
2.1. Gambar harddisk ATA
Serial ATA, atau bus komputer SATA,
adalah sebuah antarmuka penyimpanan untuk menghubungkan host bus adapter untuk perangkat
penyimpanan massal seperti hard disk drive dan
optical drive. Mulai pada tahun 2004, SATA host adapter terintegrasi
ke hampir semua motherboard modern, baik itu desktop maupun laptop.
Serial ATA ini dirancang untuk menggantikan standar ATA (AT
Attachment) yang lebih tua (juga dikenal sebagai EIDE).
SATA dapat menggunakan perintah-perintah tingkat rendah yang sama, namun SATA
host-adapter dan perangkat yang terkoneksi berkomunikasi melalui
kabel serial kecepatan tinggi melalui dua pasang kabel konduktor. Sebaliknya,
paralel ATA menggunakan 16 kabel konduktor data yang masing-masing beroperasi
pada kecepatan yang jauh lebih rendah.
SATA menawarkan beberapa keunggulan menarik dibandingkan
antarmuka paralel ATA (PATA) yang lebih tua: mengurangi kabel yang tebal dan
mengurangi biaya (berkurang dari delapan puluh kabel ke tujuh), lebih cepat dan
lebih efisien dalam hal transfer data, dan fitur hot swapping.
Pada 2009, SATA telah menggantikan sebagian besar paralel
ATA di semua konsumen pengiriman PC. PATA tetap digunakan dalam industri dan
aplikasi benam (embedded application) yang tergantung pada penyimpanan CompactFlash,
meskipun standar penyimpanan CFast yang baru
akan didasarkan pada SATA.
2.2. Gambar harddish SATA
3. SCSI
Small
Computer System Interface (SCSI) merupakan set standar untuk menghubungkan secara
fisik dan mentransfer Data antara komputer dan periferal . SCSI mendefinisikan perintah,protokol (komputer) dan antarmuka listrik dan optika .
SCSI ini paling sering digunakan untuk Cakram Keras, tetapi dapat menghubungkan berbagai perangkat
lain, termasuk pemindai dan driveCD .
SCSI mendefinisikan set perintah secara spesifik untuk jenis periferal, sesuatu yang “tidak diketahui – unknown¬” sebagai
salah satu jenis yang mengartikan bahwa secara Teori dapat
digunakan sebagai antarmuka ke hampir perangkat apapun,
namun standar ini sangat pragmatis dan ditujukan terhadap persyaratan komersial
. Setiap perangkat melekat pada bus komputerSCSI dengan cara yang sama,
terhitung sampai dengan 8 atau 16 perangkat yang dapat menempel pada bus komputer tunggal.
SCSI menggunakan [sinyal|sinyal elektrik] berjabat tangan antar perangkat,
SCSI-1, SCSI-2 memiliki pilihan untuk memeriksa kesalahan paritas. protokol (komputer) SCSI
mendefinisikan komunikasi dari Nama host-ke- Nama host, Nama host-ke-periferal,periferal -ke-periferal. Namun sebagian besar periferal yang secara khusus merupakan target SCSI, tidak
mampu bertindak sebagai insiator SCSI – tidak dapat melakukan transaksi SCSI
sendiri. Oleh karena itu, komunikasi periferal -to-periferal jarang terjadi, tapi mungkin juga terjadi
pada aplikasi SCSI umum. The Symbios Logic chip 53C810 adalah
contoh dari antarmuka PCI Nama hostyang dapat bertindak sebagai target SCSI. SCSI diambil dari
“SASI”, “Shugart Associates System Interface”, yang dibangun pada tahun 1978.
2.3. Gambar harddisk SCSI
4. SAS
Hard Disk bertipe SAS ini
menggantikan disk bertipe SCSI yang sekarang ini telah menjadi standar storage
enterprise. Diantara kegita tipe hard disk diatas yang paling baik adalah SAS
karena lebih reliable, performance baik dalam kondisi apapun serta kemampuan
yang lebih jika dibandingkan dengan NL-SAS atau Hard Disk SATA.
Hard Disk SAS memiliki urutan
node yang paling aman jika dibandingkan dengan hard disk NL-SAS atau SATA. Hal
ini di ukur oleh bit error rate (BER) atau seberapa sering bit error yang
terjadi pada media. SAS memiliki BER 1 dalam 10^16 bits (sepuluh pangkat enam
belas) hal ini berarti anda akan melihat 1 bit error dalam setiap 10,000,000,000,000,000
bits. Jika dibandingkan dengan hard disk SATA yang memiliki 1 dalam 10^15
(sepuluh pangkat lima belas) yang berarti 1 bit error dalam
1,000,000,000,000,000 hal ini juga menyebabkan hard disk SATA lebih baik dalam
hal proteksi data.
Hard Disk SAS juga memiliki
tingkat kerusakan 1.6 juta jam jika dibandingkan dengan 1.2 juta jam pada hard
disk SATA. Untuk SAS memiliki waktu sekitar 136 tahun lebih banyak jika
dibandingkan dengan SATA yang memiliki sekitar 182 Tahun.
NL-SAS.
Hard disk bertipe NL-SAS ini
adalah hard disk pemain baru dalam dunia storage, tetapi jika anda telah
mengenal SATA dan SAS maka sebenarnya hard disk NL-SAS ini adalah gabungan dari
hard disk SATA yang memiliki SAS konektor. Jadi NL-SAS ini adalah versi
murahnya dari hard disk SAS, karena hard disk yang digunakan adalah SATA tetapi
interface dan fitur lain yang ada di SAS juga ada dalam NL-SAS ini. Tetapi
tentunya tidak sebaik SAS yang lebih bagus dalam segala aspek. Untuk tingkat kerusakan hampir
sama dengan hard disk bertipe SAS, tetapi jangan salah jika anda ingin memiliki
server dengan reliability tinggi jangan pilih NL-SAS karena performancenya akan
berbeda dengan hard disk SAS. Dalam hal performance NL-SAS tidak akan lebih
baik daripada hard disk SATA dimana NL-SAS ini memiliki rotasi putara 7200 rpm
yang juga dimiliki kebanyakan oleh hard disk SATA. Ada juga hard disk SATA yang
memiliki rotasi sebesar 10 ribu rpm.
2.4. Gambar harddisk SAS
Sumber : http://abisabrina.wordpress.com/tag/fungsi-harddisk/
http://en.wikipedia.org/wiki/Hard_disk_drive
http://www.andryy.com/2012/07/26/perbandingan-hard-disk-sas-nl-sas-dan-sata.html
http://bosgentongs.com/2011/05/22/perbedaan-harddisk-ide-ata-dan-sata/



terima kasih tipnya
BalasHapusKeren artikelnya bisa jadi referensi tulisan saya ini, terima kasih!!!
BalasHapusPENJELASAN LENGKAP KOMPONEN DAN CARA KERJA HDD