Soal
1.Sebutkan beberapa disk yang bisa digunakan ?
2.Mengapa hardisk yang berkapasitas 40 GB, bila
diformat kapasitasnya tidak sampai 40 GB ?
3.Sebutkan dan jelaskan komponen2 hardisk ?
4Jelaskan perkembanan / perbedaan USB pada tahun
1996, 2001, dan 2010 ?
5.Jelaskan perbedaan antara CD-rom, DVD-rom, dan
Btu- Ray ?
Penyelesaian :
1. Kapasitas hardisk adalah
ukuran penyimpanan sebuah hardisk. Kapasitas hardisk merupakan spesifikasi
hardisk kedua yang harus kita lihat ketika membeli sebuah hardisk. Saat ini
kapasitas hardisk yang tersedia dipasaran adalah 80 GB, 160 GB, 250 Gb, 500 GB
dan 1 TB.
2. Harddisk berkapasitas 40 GB, bila diformat kapasitasnya
tidak sampai 40 GB karena harus ada track dan sector yang dipakai untuk
menyimpan ID pengenal dari formatting harddisk tersebut.
3. Komponen dari Harddisk :
Platter
Berbentuk sebuah Pelat atau piringan
yang berfungsi sebagai penyimpan data.Berbentuk bulat,merupakan cakram
padat,memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya.Platter
terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut
dengan magnetic domain.Domain-domain ini diatur dalam satu atau dua arah untuk
mewakili binary “1” dan “0”
Dalam piringan tersebut terdiri dari
beberapa track, dan beberapa sector, dimana track dan sctor ini adalah tempat
penyimpanan data serta file system. Misalnya hardisk kita berkapasitas 40 GB,
bila di format kapasitasnya tidak sampai 40 Gb. karena harus ada trac dan
sector yang dipakai untuk menyimpan ID pengenal dari formating hardisk
tersebut.
Jumlah pelat dari masing-masing
harddisk berbeda-beda,tergantung pada teknologi yang digunakan dan kapasitas
yang dimiliki tiap harddisk.Untuk harddisk-harddisk keluaran terbaru,biasanya
sebuah plat memiliki daya tampung 10 sampai 20 Gigabyte.Contohnya sebuah Harddisk
berkapasitas 40 Gigabyte,biasanya terdiri dari dua buah plat yang masing-masing
berkapasitas 20 Gigabyte.
Spindle
Spindle merupakan suatu poros tempat
meletakan platter.Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk
memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor.Spimdle inilah yang
berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk karena makin cepat
putaranya,berarti makin bagus kualitas harddisknya.Satuan untuk mengukur
perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM.Ukuran yang
sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM,7200 RPM
atau 10000 RPM.
Head
Piranti ini berfungsi untuk membaca
data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya.Setiap pelat
harddisk memiliki dua buah head.Satu di atas permukaan dan satunya lagi dibawah
permukaan.
Head ini berupa piranti yang
elektromagnetik yang ditempatkan pada permukaan pelat dan menempel pada sebuah
slider.Slider melekat pada sebuah tangkai yang melekat pada actuator
arms.Actuator arms dipasang mati pada poros actuator oleh suatu papan yang
disebut dengan logic board.
Oleh karena itu pada saat hardisk
bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran, karena head dapat menggesek
piringan hardisk sehingga akan mengakibatkan Bad Sector dan juga dapat
menimbulkan kerusakan Head Harddisk sehingga hardisk tidak dapat lagi membaca
Track dan Sector dari Hardisk.
Logic Board
Logic Board merupakan papan
pengoperasian pada hardisk, dimana pada logic Board terdapat Bios Hardisk
sehingga hardisk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal
hardisk tersebut, seperti Maxtor, Seagete dll. selain tempat Bios hardisk Logic
Board juga tempat switch atau pendistribusian Power Supply dan data dari Head
Hardisk ke mother Board untuk ki kontrol oleh Processor.
Actual Axis
Adalah poros untuk menjadi pegangan
atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sctor dari hardisk.
Ribbon Cable
Ribbon cable adalah penghubung
antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang di baca
oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother
Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di
terima.
IDE Conector
Adalah kabel penghubung antara
hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data.
Sekarang ini hardisk rata-rata sudah menggunakan system SATA sehingga tidak memerlukan kabel Pita (Cable IDE)
Sekarang ini hardisk rata-rata sudah menggunakan system SATA sehingga tidak memerlukan kabel Pita (Cable IDE)
Setting Jumper
Setiap hardis memiliki setting
jumper, fungsinya untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut.
Bila pada komputer kita dipasang 2
buah hardisk, maka dengan menyeting Setting Jumper kita bisa menentukan mana
hardisk Primer dan mana Hardisk Sekunder yang biasanya disebut Master dan
Slave.
Master adalah hardisk utama tempat
system di instal, sedangkan Slave adalah hardisk ke dua biasanya dibutuhkan
untuk tempat penyimpanan dokumen dan data. Bila Jumper settingnya tidak di set,
maka hardisk tersebut tidak akan bekerja.
Power Conector
Adalah sumber arus yang langsung dari power
supply. Power supply pada hardisk ada dua bagian.
4. Perkembangan USB tahun 1996, 2001, dan 2010
Tahun 1996
Tahun 2001
Berikutnya adalah USB versi 2.0 yang diluncurkan pada April 2000 dan menggunakan standar dari USB-IF (Implementers Forum) pada akhir tahun 2001. Beberapa perusahaan besar ikut men-develop USB 2.0 ini, sehingga akhirnya USB 2.0 memiliki kemampuan transfer rate hingga data 480 Mbit/s, jauh dibandingkan dengan USB 1.0 yang hanya memiliki data transfer rate 12 Mbit/s. Beberapa perusahaan besar yang mengembangkan USB 2.0 ini adalah Hewlett-Packard, Intel, Lucent (sekarang menjadi LSI Corporation), Microsoft, NEC, dan Philips.
Tahun 2007 sampai Sekarang
Teknologi-pun semakin maju, USB 3.0 diperkenalkan pada September 2007. Di versi 3.0 ini, data transfer rate mampu meningkat tajam hingga 10 kali lipat dibandingkan versi sebelumnya. Kemudian, USB 3.0 ini disebut dengan SuperSpeed USB. Uniknya, USB 3.0 juga mendukung versi sebelumnya, dengan artian konektornya juga bisa digunakan untuk USB 2.0, dimana ini dikenal dengan nama backward compability.
Sampai saat ini, USB versi 3.0 merupakan teknologi USB yang paling canggih.
Sumber : http://blog.uin-malang.ac.id/khusnullohahmad/category/sainstek-terkini/
5. Perbedaan CD-ROM, DVD-ROM, dan Blu Ray
- CD-ROM adalah drive
yang hanya diperuntukan membaca kepingan cd baik cd-rom, cd-audio,
cd-mp3, vcd, dan yang lainnya, baik cd berukuran normal 12 cm atau cd
mini yang berukuran 8 cm.
- DVD-ROM adalah drive
yang bisa membaca kepingan cd dan juga mampu membaca kepingan dvd baik
berupa dvd-rom, dvd-movie, dvd-audio, dan seterusnya. Tapi hanya bisa
saja hampir semua jenis cd dan dvd, kecuali dvd-ram yang biasanya
membutuhkan drive dvd-rw
- Blu Ray adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital, termasuk
vidio
definisi tinggi. Nama Blu Ray diambil dari laser biru-ungu yang
digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram blu-ray
dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebig umum,
karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanyalah 405nm,
dimana lebih pendek dibandingkan laser merah, yaitu 650nm, yang sering
dipakai oleh DVD dan compact disk.



